Beranda > Pemrograman, PHP > Struktur Kontrol While dan Do … While

Struktur Kontrol While dan Do … While


struktur kontrol yang diberikan adalah struktur kontrol yang bersifat mengambil suatu keputusan apabila alur program dihadang oleh suatu kondisi tertentu yang mengharuskan alur program untuk memilih cabang mana yang akan diambil.

Jenis struktur kontrol lain yang dimiliki oleh PHP adalah struktur kontrol yang digunakan untuk looping atau pengulangan.

Struktur kontrol berikutnya yang akan diterangkan adalah While dan Do … While. Kedua struktur kontrol ini memiliki kesamaan yaitu mengulang-ulang suatu blok pernyataan selama suatu kondisi bernilai true. Yang menjadikan perbedaan di antara kedua pernyataan tersebut adalah cara mengevaluasi kondisi yang diberikan. Struktur kontrol While akan mengevaluasi kondisi pada awal suatu pengulangan sedangkan Do … While akan mengevaluasi kondisi pada akhir suatu pengulangan.

Kita mulai dulu dengan While. Sintaks penggunaan struktur kontrol While adalah sebagai berikut:

While (kondisi) {

Blok Pernyataan;

}

Dalam menerangkan penggunaan struktur while ini, PCplus juga akan menerangkan mengenai penggunaan operator inkremen/dekremen, sebab struktur while ini berkaitan cukup erat dengan operator inkremen/dekremen. Operator inkremen/dekremen berfungsi untuk menambah atau mengurangi nilai variabel dengan satu. Operator inkremen dituliskan dengan menambahkan tanda tambah (+) sebanyak dua buah disamping kiri atau kanan variabel, sedangkan operator dekremen dituliskan dengan menambahkan tanda kurang (-) sebanyak dua buah disamping kiri atau kanan variabel. Contoh:

$a++

++$a

$a–

–$a

Operator inkremen/dekremen sebenarnya merupakan penyederhanaan dari persamaan berikut:

$a = $a + 1 atau $a += 1

$a = $a – 1 atau $a -= 1

Jika operator dituliskan di sebelah kiri variabel, maka disebut preinkremen/predekremen, sedangkan jika dituliskan di sebelah kanan variabel akan disebut postinkremen/postdekremen.

Perbedaan antara postinkremen dengan preinkremen adalah sebagai berikut:

Jika digunakan postinkremen, maka nilai variabel tepat pada saat ekspresi tersebut dinyatakan masih tetap nilai yang sama, baru kemudian pada langkah berikutnya ditambah dengan satu. Jika digunakan preinkremen, maka nilai variabel langsung bertambah satu pada saat ekspresi tersebut dinyatakan. Untuk postdekremen dengan predekremen berlaku hal yang sama. Untuk mempermudah pemahaman tentang operator ini akan diberikan contoh sebagai berikut:

<HTML>

<HEAD>

<TITLE> Operator Inkremen/Dekremen </TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<?

echo “<H3>PostIncrement</H3>”;

$a = 5;

echo “Masih 5 -> ” . $a++ . “<BR>”;

echo “Baru menjadi 6 -> ” . $a . “<BR>”;

echo “<H3>PreIncrement</H3>”;

$a = 5;

echo “Telah menjadi 6 -> ” . ++$a . “<BR>”;

echo “Tetap 6 -> ” . $a . “<BR>”;

echo “<H3>PostDecrement</H3>”;

$a = 5;

echo “Masih 5 -> ” . $a– . “<BR>”;

echo “Baru menjadi 4 -> ” . $a . “<BR>”;

echo “<H3>PreDecrement</H3>”;

$a = 5;

echo “Telah menjadi 4 -> ” . –$a . “<BR>”;

echo “Tetap 4 -> ” . $a . “<BR>”;

?>

</BODY>

</HTML>

Nah, jika Anda telah memahami tentang inkremen/dekremen, sekarang akan diberikan contoh penggunaan while.

<HTML>

<HEAD>

<TITLE> While </TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<H3> Cara 1 </H3>

<PRE>

$i = 1;

while ($i <= 10) {

print $i++;

}

Hasilnya adalah :

</PRE>

<?

$i = 1;

while ($i <= 10) {

print $i++;

}

?>

<H3> Cara 2 </H3>

<PRE>

$i = 1;

while ($i <= 10) {

print $i;

$i++

}

Hasilnya adalah :

</PRE>

<?

$i = 1;

while ($i <= 10) {

print $i;

$i++;

}

?>

</BODY>

</HTML>

Untuk struktur Do … While sintaksnya adalah sebagai berikut:

Do {

Blok Pernyataan;

} while kondisi;

Karena evaluasi kondisi baru dilakukan pada akhir blok pernyataan, maka skrip yang terdapat pada blok pernyataan pasti akan dieksekusi terlebih dahulu paling tidak sekali. Baru setelah itu kondisi diperiksa. Jika kondisi memenuhi baru blok pernyataan akan diulang lagi, jika tidak maka pengulangan akan langsung dihentikan. Berikut akan diberikan contoh penggunaan Do … While dengan kondisi yang sebenarnya tidak memenuhi.

<HTML>

<HEAD>

<TITLE> Do While </TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<?

$i = 5;

do {

echo “\$i = $i <BR>”;

$i++;

}

while ($i < 5);

?>

</BODY>

</HTML>

Perhatikan hasil yang tampak di browser. Sekalipun kondisi yang diberikan adalah untuk $i < 5, akan tetapi nilai $i = 5 akan tetap muncul di browser karena evaluasi dilakukan pada akhir blok sedangkan blok pernyataan sudah “terlanjur” dieksekusi sekali.

Oleh sebab itu perhatikan baik-baik dalam memilih antara struktur While dengan struktur Do … While.

Kategori:Pemrograman, PHP Tag:
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: